Generasi Penerus Bangsa dalam Bahaya

HomeJajanan kemasan dan kaki lima sama bahayanyaFeb 2, 2006
Sebenarnya tanpa disadari, orang tua juga ikut andil dengan kebiasaan buruk tersebut. Tak jarang, untuk menenangkan anak yang sedang rewel, orang tua terkadang membiarkan anaknya jajan atau bahkan membelikan jajanan. Akibatnya, anak menjadi kenyang dan malas makan masakan rumah; Akibat lainnya, lama kelamaan anak jadi punya kebiasaan jajan.

Ada orang tua yang merasa sudah cukup bijaksana dengan melarang anaknya mengkonsumsi jajanan kakilima tapi membekali anaknya dengan snack seperti keripik kentang atau cokelat, soft drink, atau jenis junk food lainnya seperti permen, biskuit, krekers dan aneka fast food.

Padahal junk food telah dikenal sebagai makanan miskin gizi dan mengandung bahan tambahan makanan yang berbahaya. Makanan-makanan tersebut tidak lagi alami, karena telah kehilangan zat-zat alaminya yang berkhasiat. Namun hal itu luput dari perhatian karena daya tarik iklan dan kemasannya.

Sementara itu, ada juga orang tua yang membiarkan anaknya makan jajanan kakilima dan kue-kue tradisional dengan keyakinan bahwa jajanan tersebut lebih aman buat anaknya. Padahal kenyataannya, selain kebersihannya kurang terjamin, penggunaan MSG (vetsin), pengawet, pewarna, dan pemanis buatannya bahkan lebih sulit dikontrol.

Menurut survey Yayasan Kusuma Buana, sebuah LSM di Jakarta yang bergerak di bidang kesehatan, cukup banyak anak yang berangkat ke sekolah tanpa sarapan (16,9 % dari 3495 siswa yang diteliti). Akibatnya, mereka jajan di warung dekat sekolah atau pedagang kakilima di sekitar sekolah.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan tahun 2001 / 2002 di 13 SD di Jakarta, ternyata kesibukan orang tua di pagi hari atau belum adanya selera makan di pagi hari menjadi alasan anak berangkat sekolah tanpa sarapan. Namun demikian, pola jajan di sekolah ternyata dilakukan juga oleh siswa yang sudah sarapan di rumah masing-masing.

Ketika jajanan di sekitar sekolah-sekolah tersebut diteliti di Laboratorium Institut Pertanian Bogor, dari 34 sampel makanan dan 15 sampel minuman yang diteliti, temyata 58,8 persen makanan dan 73,3 persen minuman mengandung bakteri E. coli dan enterobacter(penyebab diare), zat pewarna, zat pengawet, atau pemanis buatan sakarin.

Sementara para siswanya, 3160 orang, ketika diperiksa darahnya, sebanyak 1565 anak ternyata mengidap anemia (kurang darah). Saat 332 orang di antaranya diperiksa secara acak, sebanyak 1 8,1 persen menderita kurang gizi.

(Majalah NIRMALA, http://cyberwoman.cbn.net.id/detil.asp?kategori=Mother&newsno=619)

this site is sincerely dedicated by EcoHeart in remembering Caring Committee for Children Nutrition of Jawa Tengah Province
.
Photo AlbumBisa Terjadi pada Sanak Saudara KitaFeb 2, 2006
ddd
dThumbnaild
ddd
KAMI SANGAT BUTUH PERLINDUNGAN
57 Photos
ddd
dThumbnaild
ddd
ANAK-ANAK KITA TERCINTA MENJADI KORBAN SIA-SIA
62 Photos

   View All
.
.
Blog EntryPerhatikan Jajanan KamiMar 18, 2006
Thumbnail Orang tua Ari (bukan nama sebenarnya, anak TK berusia 4 tahun), agak heran karena Ari masih sering kambuh asmanya, padahal semua benda yang kemungkinan memicu asma disingkirkan dari kamarnya. Kegiatannya sehari-hari dikontrol, makanannya pun telah... more
Previous blog entries:
Mar 18-Formalin tidak Thoyyib
Mar 18-Waspadai Bahan Kimia Lain dalam Makanan ...
Mar 18-Minimalkan Zat Aditif pada Makanan
   View All
.
.
.
ReviewPerhatikan Keselamatan KamiMar 19, 2006
ThumbnailAkibat Mengonsumsi Susu Dalam Kemasan Bekas

BANDUNG, (PR).-Puluhan siswa Sekolah Dasar (SD) Tagog Apu 1 dan SD Tagog Apu 2 di Jln. Raya Purwakarta Kel. Tagog Apu Kec. Padalarang Kab. Bandung keracunan, Kamis (2/3). Gejala keracunan terdeteksi... more
Previous reviews:
Mar 19-Diduga Konsumsi Makanan Campur Saos 24 Siswa SD Selomirah Keracunan
Mar 18-Jajanan Sekolah, BAKSO GORENG DAN SIROP DIDUGA PENYEBAB KERACUNAN
Mar 18-Puluhan Siswa SD Keracunan Susu Gratis
AnakBangsa's favorite reviews:
Feb 2-Usai Jajan Makanan Ringan Belasan Murid Keracunan
Feb 2-Seusai Minum Susu, Belasan Murid SD Muntah-Muntah
Feb 2-Puluhan Murid SD Keracunan
   View All
.
ContactsContacts
jalanku
arif s
capdevforlocals
CapDev
forbisi
FORBISI
giziburuk
GiziBuruk
penyakitmenular
Kualitas Lingkungan Hidup 
greenchoice
OttoSoemarwoto

   View All
.
© 2009 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corporate · Advertise · Contact · Help